![]() |
| Salah satu kegiatan latihan di Pantai Klayar |
Kondisi tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Desa Kalak. Sejumlah pemuda desa yang sebelumnya merantau terpaksa kembali ke kampung halaman karena kehilangan pekerjaan. Kepulangan mereka di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan menambah jumlah pengangguran, terlebih dengan semakin bertambahnya lulusan sekolah setiap tahunnya. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan munculnya berbagai persoalan sosial di kalangan generasi muda apabila tidak diimbangi dengan kegiatan yang positif dan produktif.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Anom Suroto bersama beberapa tokoh pemuda Desa Kalak menggagas sebuah wadah kegiatan yang dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda. Setelah melalui berbagai pertimbangan, kegiatan olahraga sekaligus seni bela diri tradisional pencak silat dipandang sebagai pilihan yang tepat untuk menyalurkan potensi, energi, dan semangat para pemuda.
Pada saat itu, satu-satunya pemuda Desa Kalak yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang bela diri adalah Sofyan Isbat. Ia telah menyelesaikan pendidikan dan latihan di Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih di Cempaka Putih serta telah menyandang predikat Warga Purwa, yaitu tingkatan yang memberikan kewenangan untuk mengajar dan melatih dalam lingkungan perguruan.
Atas dasar semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda, pada tanggal 31 Agustus 2000 secara resmi berdirilah Pencak Silat Cempaka Putih Ranting Kalak dengan jumlah peserta awal sebanyak 24 orang. Dalam perjalanan awalnya, kegiatan latihan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Pada kelulusan perdana, sebanyak 7 (tujuh) orang siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus menjadi warga perguruan.
Seiring berjalannya waktu, Pencak Silat Cempaka Putih Ranting Kalak terus mengalami perkembangan yang signifikan. Perguruan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bela diri, tetapi juga berperan sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kedisiplinan, persaudaraan, tanggung jawab, serta pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan luhur bangsa.
Hingga saat ini, Pencak Silat Cempaka Putih Ranting Kalak terus berkomitmen untuk menjadi pusat pembinaan generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berakhlak mulia, sekaligus menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur pencak silat di tengah masyarakat.












